Teknik Split Pucuk Anthurium ukuran Bibit "ala Fai-Kao.com"

Oleh:
Dede Meki Mekiyanto
www.fai-kao.com

Pendahuluan
Bermaksud mencoba menulis…….
Bermula dari relatif Sepinya pasa anthurium semenjak Mei 2008, selaku pedagang dan juga mencoba menjadi petani aglaonema dan anthurium
kecil-kecilan, penulis mencoba untuk memperbanyak beberapa bibit yang masih tersisa dengan menggunakan metoda split atas atau ada juga
yang mengistilahkan potong pucuk atau penggal pucuk.

Bagi aglaonema, potong pucuk atau penggal pucuk sang Ratu bisa dikatakan sudah bisa kami lakukan, akan tetapi untuk anthurium cukup jarang,
karena perputaran bibit anthurium lebih cepat (waktu sebelum mei 2008), sehingga tidak sempat melakukan perbanyakan dengan potong pucuk.
Mungkin apa yang kami lakukan ini berbeda dengan beberapa metoda yang digunakan orang lain. Sebagian besar, beberapa referensi dan sharing rekan-rekan
menyarankan bagian permukaan bekas potongan harap diolesi fungisida atau anti jamur atau sejenisnya. Akan tetapi, seperti yang biasa kami lakukan untuk aglaonema, pemotongan pucuk anthurium ini pun permukaan sisa pemotongan tidak kami olesi apapun, hanya dibiarkan saja dan Syukur Alhamdulillah selama ini berjalan biasa, dan tidak menemui hambatan atau bahkan kematikan.


Berikut ini kami lampirkan beberapa photo yang kami lakukan sendiri tahap-demi tahap, hanya saja untuk kualitas photo kami sampaikan mohon ma'af kalau kurang bagus,
karena pemotongan ini saya lakukan malam hari di teras rumah.

Tahap I Persiapan
Siapkan anthurium ukuran bibit yang bagian bonggol atas yaitu di atas permukaan media tanam telah muncul beberapa akar. (akan lebih baik kalau di atas daun lama)
Syaratnya hanya ada 2:
1. Anthurium anda sedang dalam keadaan sehat
2. Akar telah keluar di bagian atas walau hanya beberapa mm atau cm
Siapkan peralatan, diantaranya pisau yang bersih (jika diperlukan olesi dulu dengan cairan alkohol 70%)
Siapkan media tanam yang baru dan pot ukuran kecil saja untuk menanam potongan atas.
(Jika di rasa perlu, siapkan dekastar 13+13+13+TE) atau jenis lain, monggo……


 

Tahap II Pemotongan pucuk atau leher anthurium
Lalukan pemotongan dengan hati-hati. Gunakan pisau berujung runcing, sehingga yang paling penting, bagian batang tengan bisa terpotong
akan tetapi akar-akar di sekelilingnya tidak terganggu. Usahakan bibit yang akan di potong, akar atasnya sudah keluar di atas daun paling bawah,
Dan daun bawah yang di bonggol ditinggal. Sehingga daun baru dari tunas baru pada bonggol diharapkan bisa lebih cepat dan berukuran besar.
Setelah batang tengah putus, maka angkat bagian atas anthurium pelan-pelan.

 

Tahap III Penanaman potongan pucuk (bagian atas)

Setelah bagian atas terlepas dari bonggol bawah, Tanam dalam pot ukuran kecil, yang penting akarnya tertanam.
Perhatikan untuk menggunakan pot ukuran kecil terlebih dahulu.
Setelah ditanam, maka siramlah dengan air bersih.


 


Tahap IV Penyimpanan

Setelah dilakukan pemotongan, baik bagian bawah (bonggol) maupun bagian atas (pucuk), simpan di tempat teduh yang tidak terlalu lembab,
misalnya seperti yang saya lakukan simpan di teras rumah saja. Dan biarkan, serta lakukan penyiraman sebagaimana biasanya setelah 3-4hari.
Dan dengan kesabaran menunggu, berikut progress yang terjadi, baik bagian atas maupun bagian bawah:

Bagian Bawah:
Dari bonggol bagian bawah, keluar tunas calon anthurium baru. Untuk sample ini keluar 3 buah tunas. Adapun jumlah tunas yang keluar bergantung
Anthurium itu sendiri, karena kadang keluar hanya satu, atau dua bahkan bisa banyak. Akan tetapi, dari pengalaman, yang keluar banyak tunas, pertumbuhannya
cenderung tidak seragam bahkan ada yang "kalah" maksudnya lambat tumbuh atau tidak tumbuh sekalipun.
Alhamdulillah, untuk yang ini setelah dibiarkan menghasilkan rumpun 3 dengan pertumbuhan yang cenderung sama. Sehingga menghasilakan anthurium rumpun "buatan"
 

 


Bagian Atas

Pada bagian atasm terlihat kalau memang, bawaan atau bibit anthurium itu sendiri memang sehat, tidak ternjadi kerontokan daun sampai disusul
daun-daun baru.
Adapun perkembangan akarnya, silahkan bisa di simak dan dibandingkan, akar-akar bari sampai telah keluar ke atas media.

 


Penutup

Kepada para pembaca, semua yang saya lakukan dan di dokumentasikan di atas adalah MEMANG BENAR yang saya lakukan sendiri,
tanpa modifikasi, semua obyek anthurium di atas, semuanya adalah barang yang sama dan dokumentasinya berkesinambungan.
Ada beberapa memang yang saya lakukan bersamaan dengan anthurium yang saya photo di atas, sebagian besar wave of Love,
hanya saja, untuk keperluan dokumentasi dan supaya pembaca bisa lebih mudah untuk melihat historinya, saya kira cukup sample satu
seperti yang atas. Adapun tangan kiri yang diphoto diatas adalah tangan saya sendiri.

Adapun perawatan setelah pemotongan, saya lakukan seperti biasanya menggunakan baode juga. Sebagaimana saya pernah jelaskan di www.fai-kao.com
Kedua bagian di atas, setelah kurang lebih 10-12 hari, saya simpan di dak rumah dengan lindungan paranet 65% double (rangkap),
dan TIDAK menggunakan plastik, sehingga ketika hujan sang anthurium pasti terguyur hujan, dan pada saat terik, sudah pasti kena terik walau
di bawah paranet.. Adapun jarak antara rak tanaman dengan Dak lantai, kurang lebih 90-100cm.

Semoga tulisan yang masih "amatir" ini berguna bagi rekan-rekan semua, semoga bermanfaat dan mohon maklum dan dima'afkan andaikan
masih banyak kekurangan, baik penginformasian maupun teknik penulisan.
Untuk selanjutnya, dari bonggol bagian bawah, masing-masing tunas yang telah berakar sendiri, bisa dipisahkan dengan cara yang sama seperti
urutan pemisahan pucuk atas. Yang penting, ketika pemotongan, pisau steril dan masing-masing tunas telah memiliki akar sendiri.

Segala saran dan masukan, akan sangat berharga buat kami

Salam
Dede meki
www.fai-kao.com


The way people value their

The way people value their dependence has something to do with how they grow up. It has something to do with the training at home also. - Bobby Price


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.