Trik agar anak bisa mengatur waktu bermain dan belajar oleh sendirinya

oleh dede meki mekiyanto

Pernahkah Anda melihat anak ketika bermain game atau menonton tv suka lupa waktu? terutama untuk anak-anak di bawah 8tahun?

Karena disini saya bermaksud share untuk mencari solusi dan bukan untuk membicarakan masalah, maka saya lebih berfokus menuliskan salah satu metoda yang saya sendiri sudah terapkan dan Berhasil.. sungguh berhasil..

Pertama, dan Utama. Jika Anda sebagai orang tua Menginginkan anak anda bisa membatasi waktu ketika main game atau nonton TV, maka Perbaiki Perilaku Anda terlebih dahulu yang berkaitan dengan Main game, nonton tv dan kedisiplinan.

JIka anda juga suka nonton TV, maka perbaikilah waktu anda sendiri dulu. Karena jika anda sendiri tidak disiplin, ketika anak anda melihat anda maka akan terjadi KEBINGUNGAN dalam otak anak anda. Jika anda bilang "nonton tv jangan lama-lama" tetapi anda sendiri nonton tv lama juga dan si anak tahu, maka kebingungan terjadi.


Jadi yang pertama, Hindari KEBINGUNAN yang mungkin terjadi pada anak.

Kedua, Ketika anak anda sedang main game atau nonton tv (misal anak anda umur 5tahun)

CARANYA  anda minta kepada anak anda untuk melihat jam. Dan BERNEGOSIASI lah dengan anak anda kapan dia mau mengentikan main game atau nonton tv itu? "Nak, coba lihat jam,  nah.... main gamenya sampe jarum panjangnya di angka berapa ya..?"

(Penting:Gunakan sudut pandang anak!, anak anda belum bisa membaca jam, yang dia tahu adalah angka, jarum panjang dan jarum pendek. Jadi, jangan sebut jam 2.30 misalnya, yakin dia bingung.Gunakan "jarum panjangnya di angka berapa ya.?")

Nah, kemudian si anak akan melihat dan menentukan pilihannya misal "mmmm... jarum panjangnya di angka 3 ya ma.."  Nah.. kalau sudah begitu berarti anak anda sudah bisa bernegosiasi. lalu jawab, "Oh.. baiklah sayang, nanti kalau jarum panjangnya DI ANGKA 3, Gamenya dimatikan ya.." lalu berikan senyuman sambil mengusap. Dan biasanya dia akan mengangguk atau bilang "Iya."

Setelah itu, anda bisa melanjutkan aktivitas biasa tanpa pusing dan bicara kencang mengatur anak.

Perhatikan perlikaku anak berikutnya..., jika sesekali dia menoleh lihat jam, itu suatu pertanda Baik, bahwa anak anda SUDAH BERENCANA untuk DISIPLIN. Lalu ketika pada waktunya, Kemungkinan akan terjadi beberapa hal:

1. jika anak anda langsung berhenti dan melapor kepada anda bahwa jarum jamnya sudah di angka 3 dan gamenya sudah dimatikan, maka bersyukurlah kepada TUhan dan pujilah anak anda dengan penuh kasih sayang.--WAJIB dilakukan.

2. Jika anak anda belum berhenti, maka datangilah sambil berucap "Nak.... mari lihat jam di dinding, jarum panjangnya sudah Di angka 3 sayang, jadi main gamenya berhenti kan sayang.."

dari point kedua ini, bisa terjadi beberapa hal lagi

2.1 Jika si anak menawar lagi untuk jarum panjangnya dipertambah, jika demikian PERHATIAN....! untuk tidak bisa dinegosiasi.. mengapa..? karena, jika anda mentoleransi, maka yang timbul dalam otak anak adalah WAKTU BISA DILANGGAR dan DIULANG.. dan ini akan bertumpuk dalam kebiasaan tidak komitmen dan akan berujung BANDEL.. Maka jika demikian Anda mesti bersikukuh untuk tetap berhenti.. Dengan perlahan, matikanlah game tersebut dan ajaklah anak ke aktifitas yang lain.

2.2 Jika si anak tidak mau berhenti dan tidak menawar, seperti pada point 2.1 di atas, maka matikanlah game dengan perlahan dan berikanlah pengertian mengenai DISIPLIN dan komitmen.

Untuk point 2 di atas, jika kejadian yang kedua atau ketiga kali masih sama, maka ancaman yang baik yaitu berupa memberikan PILIHAN kepada anak baru bisa dilakukan.

Berdasarkan testimoni saya sendiri, Pada awalnya memang memerlukan perjuangan karena menyangkut disiplin kita juga. Tetapi setelah beberapa kali, Saya yakin, Anda tidak perlu lagi teriak-teriak, tidak perlu lagi marah-marah untuk menghentikan kebiasaan anak main game/nonton tv berlebihan.

Untuk selanjutnya, pandulah mereka ketika sebelumnya untuk menentukan kapan berhentinya.

Metoda ini bisa anda gunakan untuk ke Berbagai aktifitas, misal main di Mall, baca Komik, Nonton TV, bermain dengan teman di luar, dll

Tapi Ingat,

Pertama, ANDA JUGA HARUS KOMITMEN dan DISIPLIN

Kedua, ANDA JUGA MEMBERI CONTOH yang sama

jika kedua hal dari anda sendiri gagal, jangan harap metode ini berhasil

Saya yakin akan berhasil,

selamat mencoba

Saya

dede meki

 


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.