LRFD dalam sudut pandang Kesehatan

oleh Dede MQ

LRFD (Load and Resistance Factor Design) bagi kalangan Engineer tidak asing tentunya.
Metoda Engineering ini memakai pendekatan probabilitas baik di sisi Pembebanan pada struktur yang dirancang, dan menghitung kapasitas ultimate dari bahan stuktur yang dipakai. Sehingga dengan pendalaman ilmu probabilitas yang handal, maka keluarlah aturan maen dalam men design suatu struktur.
Jadi si Engineer itu saat menghitung akan menggunakan 2 sisi (Load and Resistance) dari rumusan yang telah disepakati oleh para ahli probabilitas baik dari sisi BEBAN/LOAD yang akan terjadi atau KETAHANAN Struktur dan BAHAN yang akan digunakan.

Nah, apa ada hubungannya dengan Tubuh kita? Kalau menurut saya ada. Begini kisahnya.

Pertama, - LOAD – Beban

1. Beban kerja yang ditimpakan kepada tubuh kita. Termasuk didalamnya kegiatan rutinitas, aktifitas fisik yang berlebihan, tingkat stress pekerjaan dll itu adalah Beban/Load yang mau tidak mau akan dirasakan oleh tubuh ini.
2. Load dari faktor lingkungan, misal radikal bebas yang berkeliaran, toxin dari udara dan makanan yang kita makan, kelebihan asupan gula, terlalu banyak makan, kurang makan, serangan virus/bakteri yang tidak terlihat, faktor lingkungan yang kurang sehat, dll

Kedua semua itu adalah load-load utama yang tentunya akan menjadi BEBAN untuk sel tubuh kita yang akan berefek.

Kedua – Resistance – Ketahanan

1. Stamina, daya tahan tubuh kita pun harus diperhitungkan Probabilitasnya. Meskipun tidak ada rumusannya yang berbeda dengan engineering, kesadaran/awarness kita akan kebutuhan ketahanan stamina yang membuat faktor resistance ini meningkat
2. Pola Hidup yang sehat/tidak. Pola hidup yang aktif, sehat akan memberikan faktor Resistance design untuk tubuh kita. Untuk pola Hidup sehat ini setiap ahli nutirisi atau medis atau olahragawan menyarankan menggunakan aturan 20/80. Yaitu faktor 20% kontribusi dari kegiatan latihan/olahraga dan faktor 80% dari kualitas Healthy Meal/makanan sehat yang kita makan setiap hari.
3. Faktor usia. Ini yang tidak bisa ditahan, tetapi pasti ada rahasia mengapa banyak yang sudah tua tetapi fisiknya berstamina kuat?

Apa yang akan terjadi jika Terjadi ketidak seimbangan atau pola pakai LOAD dan RESISTANCE? Misal dalam hal rancangan Gedung dengan Kolom dari Beton.
-    Rumus pembebanan sudah jelas, beban mati, beban hidup, beban angin, gempa yang diterapkan rumusnya sehingga mendapatkan reaksi pada struktur yang ultimate
-    Kemudian, dirancanglah dimensi dan juga spesifikasi besi yang akan digunakan dan kualitas beton yang harus dibuat.
Lalu bagaimana kalau kualitas beton menurun dari yang dirancang? Itu pasti bermasalah gedungnya nanti, bisa-bisa roboh.

Nah, dalam tubuh kita pun begitu, Misal
-    sudah jelas pekerjaan kita berat, stress, tegang, perjalanan kerja dan pulang melelahkan
-    Polusi udara sudah meningkat, toksin dimana2, makanan banyak fast food, asupan gula berlebih, dll
Beban-beban/Load itu mungkin tidak mudah kita hindari. Lalu bagaimana dengan Kesiapan Resistance tubuh kita?
-    Apakah stamina kita cukup untuk memikul beban itu
-    Apakah pola hidup sehat kita sudah mumpundi agar bisa menetralisir load-load diatas
-    Apakah asupan gizi sudah mencukupi?
-    Apakah olahraga dan latihan mencukupi sehingga sel-sel tubuh baru terus terbentuk lebih baik?
Lalu bagaimana kalau tidak seimbang? Ini pasti bermasalah mulai dari yang ringan, sedang sampai pada waktunya penyakit Degeneratif menanti.
Hal-hal yang apabila Load/beban pada tubuh kita tidak berimbang dengan resitance tubuh kita. Misal :
-    Tubuh mudah lelah, mudah capek, sering mengalami pegal-pegal
-    Bangun tidur tidak segar, malah malas untuk bangun
-    Intensitas sakit kepala atau bahkan migrain bisa dialami 3-4 kali dalam sebulan
-    Tensi sering naik turun
-    Mudah ngantuk dan kurang bergairah
-    Mudah terserang flu pilek
-    Dll
Tanda-tanda yang demikian bisa jadi jika mengambil analogi Rancangan Design LRFD, angka aman nya akan menjadi warning bagi tubuh/struktur itu sendiri. Bisa langsung ambruk atau menunggu waktu apabila tidak dilakukan Strengthening/perkuatan dengan segera, yaitu dengan MERUBAH POLA HIDUP SEHAT DAN AKTIF Dalam rangka Meningkatkan Probabilitas RESISTANCE/ketahanan tubuh/struktur

Salah satu yang kami rekomendasikan adalah:
80% Pehatikan HEALTHY MEAL dengan Sarapan dan Cemilah Sehat
20% Lakukan olahraga Minimal seminggu 2x atau ada aktifitas fisik yang terencana setiap hari

Untuk konsutlasi lebih mendalam rule 20/80 di atas
Silahkan konsultasikan meningkatkan RESITANCE tubuh anda dengan baik ke
Dede 0818.0888.5463 pin BB 2922F210

*Source Image : Google

Tulisan ini adalah pemikiran/pemahanan pribadi penulis sebagai Lulusan Teknik Sipil yang mencoba mengambil Hikmah pelajaran Design LRFD dengan Tubuh kita sendiri.


Indeed, the engineering

Indeed, the engineering course has become one of the most in demand courses throughout the years. - Marla Ahlgrimm


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.