Blogs

Efek seneng ngobrol ama driver online.

(Karir: dari OB -->staff admin -->kepala bagian-->driver)

Ini pengalaman kemarin tanggal 26 Aug 2016 dg driver mobil taxi online.

Sang driver lahiran tahun 1978 dg 2 anak yang sudah smp kelas 3 dan 1.
dia Lulusan hanya smp yang menjadi OB di sebuah perguruan tinggi swasta terkenal di Jakarta. Meniti karir jadi OB, lanjut jd staff admin hingga menjadi Kepala Bagian (kereeen)

Tahun 2002 menikah yg sekarang sang istrinya adalah Dosen di UI (coool)
Kisah lanjutannya, tahun 2015, saat pergantian yayasan PTS tempat dia bekerja, dia disuruh pendi alias pensiun dini.
Krn tidak bekerja lagi, sekitar 5bln yang lalu dia daftar menjadi driver online dan sampai sekarang.
Sempat bertanya ke istrinya yg Seorang dosen UI, apa gak malu punya suami driver online? Sang istri menjawab dengan support, tidak malu lah yang penting dapat rizki yang HALAL.

Belajar Caranya Belajar

Penyair Tao Yunming adalah salah satu budayawan terkemuka yang hidup di Zaman Dinasti DOng Jin (Jin Timur).
Suatu ketika ia di datangi oleh seorang anak muda dan ia mengatakan, "Mister Tao, Anda adalah cendekiawan yang paling saya
kagumai. Selain terpelajar, pintar, dan bijak, Anda juga terkenal sebagai guru yang mumpuni. Bisakah Anda mengajari saya bagaimana cara belajar yang paling baik?"

Sambil menatap dalam-dalam mata si anak muda, Tao berkata, "Tidak ada cara terbaik. Kalau maksimal, kamu akan maju, kalau kendur, kamu ketinggalan.

Time Distorsi

Suatu hari Raja India bepergian dengan beberapa punggawanya ke sebuah tempat yang sangat jauh. Hari itu cuaca sangat terik dan sang Raja merasa sangat lelah dengan perjalanan tersebut.


"Apakah ada diantara kalian yang bisa membuat perjalanan ini menjadi lebih singkat?" ia bertanya dengan nada Geram.

"Hamba bisa, " Kata Birbal*

Para punggawa yang lain saling tatap mata dengan wajah bingung.


Pisau Bermata Dua (Jebakan sukses)

Seorang Jendral senior berbincang dg Jendral Muda yang belum lama dilantik. Katanya, "Akhir-akhir ini apakah Anda merasa memperhatikan, ketika Anda melemparkan humor, setiap orang tertawa terpingkal-pingkal.

Begitu pun ketika Anda mengatakan hal-hal yang 'bijak', setiap orang mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju?"

Jendral Muda tersebut menyahut, "Ya Benar, saya memperhatikannya"


Ingatlah Alloh, jangan sampai di 'getok' baru menghadap

Seorang mandor bangunan yg berada di lt 5 ingin memanggil pekerjanya yg
lagi bekerja di bawah... Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak
dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat
bangunan.
Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas,
dilemparnya Rp. 1.000- yg jatuh tepat di sebelah si pekerja.
Si pekerja hanya memungut Rp 1.000 tsb dan melanjutkan pekerjaannya.
Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000 dan berharap si pekerja

Rezeki yang sesungguhnya, adalah Rezeki yang "disana"

Sebelum pulang kantor, sang suami telp istrinya, "Sayang, alhamdulillah, bonus akhir tahun dari perusahaan sudah turun, Rp. 150 juta." Dibalik telp, sang istri tentu saja mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, semoga barokah ya mas". Sejak beberapa bulan yg lalu mereka sudah merencanakan beli mobil sederhana untuk keluarga kecilnya. Dan uang yg turun mereka rasa cukup pas sesuai budget.
.

Jangan Menyerah, tetap Bersyukur

 

APAPUN YANG TERJADI PATUT DISYUKURI

(Fan Shi Gan Ji)

(dari kisa Motivasi Andrie Wongso)

Alkisah ada orang yang bijak berkata “Hidup ini indah, hidup ini begitu menakjubkan, akan tetapi kita manusia terlalu rewel dan penuh syarat, bahkan sebagian besar tidak benar-benar hidup, sehingga hidup menjadi terasa sulit, berat dan menyengsarakan”. Rasanya ungkapan itu mengandung kebenaran dan hampir sama dengan semangat kisah berikut ini.

Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaran berburu.


Kisah kaca dan jemuran


Sepasang suami-isteri yang baru menikah, menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, melalui jendela kacanya si istri melihat tetangganya sedang menjemur kain. “Cuciannya kelihatan kurang bersih ya Mas”, kata sang istri. “Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus”, lanjut si istri berkomentar. Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama mengenai si tetangga yang dinilai kurang bersih mencuci pakaian. Dan seperti biasa sang suami diam dan tidak berkata apapun.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur oleh tetangganya bersih cemerlang dan terlihat tanpa noda, dan dia pun berkata kepada suaminya: “Mas, lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? Mungkin suaminya memarahi dia sehingga dia akhirnya belajar bagaimana caranya mencuci baju dengan benar”.


Catatan Kecil di warung kopi-II : "What The Secret??"

*untuk introskpeksi diri saya sendiri

Ada saat yang mana setiap hamba Alloh memiliki episode yang angat bervariasi, termasuk di dalamnya termasuk musibah. Masih menjadi rahasia

memang kalau musibah itu bisa termasuk kategori UJIAN atau Bisa jadi itu adalah alasan yang bisa jadi menjadi Kafarah dari dosa-dosa sebelumnya yang tidak tisa ditebus oleh istighfar dan amal sholeh (ini berlaku bagi yang sabar dan ridho) entah apa namanya kalau hamba itu tidak ikhlas dan sabar menerimanya. (Tidak tahu) --- Seperti Kata Ali Bin Abi Thalib (kalau gak salah) “Ketika Musibah itu datang, Anda Mau Rhida atau tidak, musibah itu tetap berlangsung” kalau Ridha dapat pahala sabar dan ikhlas, kalau tidak Ridha, akan dapat  kerugian 2x (Wallahu a’lam)


Obrolan di warung kopi-I

Kemarin sempat ngobrol di warung kopi. 14 Mei 2015
Obrol punya obrol, yang punya kios ini adalah yang dari Kampung, Pak Haji disebutnya. Dan warung tersebut adalah yang ke-65... Wooww!
Jadi si Pak Haji yang walau baru usia 40thn-an itu, hanya keliling ke kios2 nya dengan sepeda motor, bukan mengecek dapat berapanya, tetapi lihat keadaan kios, bersih itu wajib, anak-anak pekerja (yang selalu dibawa dari kampungnya) itu bagaimana keadaaanya. Luar biasa.
Daan memang kiosnya saya perhatikan bersiiiiiiiiiih, penjawa warungnya juga saat kosong, bersih2 terus, tutup dandang di lap terus. Dan satu lagi, mereka tahu memuaskan pelanggan yang beli kopi, apa coba? Air nya selalu di masak baru dan panasssssss bukan dari termos.

Surat Fathir ayat 29

Surat Fathir ayat 29:

"Sesungguhnya Orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan Mendirikan Shalat & Menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada Mereka dengan Diam-diam dan terang-terangan, MEREKA itulah yang Mengharapkan PERNIAGAAN yang Tidak Merugi"


Cyber Sabili-Yogyakarta. Sebanyak 48 ribu tenaga ahli berbagai bidang dari S2 (master) hingga S3 (doktor) yang dipersiapkan pemerintah sejak zaman Soeharto oleh Menristek Prof Dr BJ Habibie waktu itu, tidak diketahui lagi keberadaannya. Saat ini, sebagian besar mereka bekerja di beberapa negara Eropa dan Amerika.


Something that I received in my mail today.. wanted to share with you guys..
Mr. Narayana Murthy is undoubtedly one of the most famous persons from
Karnataka.
He is known not just for building the biggest IT empire in India but
also for his simplicity.
Almost every important dignitary visits Infosys campus.
This is interesting... A MUST READ for people doing Over-Time (OT) out there...
An interesting speech delivered by a CEO of a premier IT company of
India during an employee session with another IT company in India. He
is incidentally, one of the top 50 influential people of Asia
according to the latest Asiaweek publication and also the new IT
Advisor to the Thailand Prime Minister.

------------------------

Wawancara dengan tokoh sastrawan Taufik Ismail.

Tampaknya bangsa ini tidak kapok-kapok dengan sepak terjang kaum Komunis yang telah membunuh 100 juta manusia di 76 negara seluruh dunia selama 74 tahun kekuasaannya (1917-1991), atau 1,350 juta orang pertahun atau 3.702 orang perhari, sebagaimana disebutkan Taufiq Ismail dalam bukunya “Katastrofi Mendunia, Marxisma, Leninisma, Stalinisma, Maoisma dan Narkoba”.

Sementara di Indonesia kaum Komunis telah dua kali menggerakkan kudeta (1948 dan 1965) yang akhirnya gagal total.

Tidak terasa kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sekian Lama, Dan kita tetap Harus selalu bersyukur dengan segala keadaan yang cukup membaik di beberapa segi.

Akan tetapi, yang 'KEBABLASAN' juga masih banyak yang semuanya berlabel "demokrasi", HAM, dll.

Teringat dari sebuah acara di Smart fm, kalau tidak salah dalam sebuah acara Negeri Sketsa, dimana didalamnya bercerita kisah ketika rapat merumuskan suatu masalah. Dan terdapat kelucuan dari kisah itu (karena memang acara humor) adalah, ketika seseorang mau interupsi tiba-tiba diinterupsi karena merasa interupsi yang dilakukan tidak dibicarakan dulu sebelumnya, katanya melanggar demokrasi. Interupsi yang diinterupsi dan diinterupsi lagi. ngak selesai-selesai... Ha...ha...ha..


Oleh: Dede MQ

Sudah mafhum bahwa salah satu sisi positif dari situs jejaring sosial semisal facebook, membantu seseorang bisa terkoneksi dengan teman-teman yang jauh. Baik jauh dari sisi tempat tinggal maupun teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Seperti halnya yang terjadi dengan teman saya sendiri, yang dengan beberapa langkah mencari anggota keluarga yang sudah hampir belasan tahun tidak bertemu akhirnya bisa bertemu kembali. Dimulai pencarian melalui google, kemudian ada link nya menuju ke accountnya di facebook, lalu add friend, chat, dan akhirnya bertemu setelah sekian lama. Alhamdulillah. Jadi benar juga menurut seorang kawan, mengatakan bahwa, facebook baginya berguna untuk mendekatkan yang jauh.

"Facebook bisa membantu  mendekatkan yang jauh“

Apakah akan selalu demikian, oh... belum tentu, facebook pun malah bisa juga sebaliknya, baik disadari maupun tidak. Ternyata Facebook pun bisa MENJAUHKAN yang Sudah dekat. Maksudnya?


Oleh: Dede MQ

Zalim dalam pengertian yang umum adalah, bertindak yang bersifat menganiaya, merampas hak, baik itu kepada Allah, kepada diri sendiri maupun orang lain.

Khusus untuk zalim kepada orang lain dan diri sendiri, tanpa disadari, ketika seseorang bertindak zalim itu sering dimulai dari hanya sebuah 'PRASANGKA’.

Maksudnya, apabila seseorang bertindak atau melakukan sesuatu terhadap orang lain berdasarkan sebuah prasangka, dan kemudian prasangka sebagai dasar perbuatan itu terbukti tidak sesuai dengan kenyataan sedemikian sehingga mengakibatkan orang lain itu menjadi tersakiti dan teraniaya, maka berdosalah orang itu karena telah berlaku zalim kepada orang lain. Padahal, jika seseorang tersebut tidak mengambil pilihan untuk berprasangka demikian maka tidak perlu adanya tindakan/perbuatan seperti itu dan orang lain tidak jadi tersakiti.
Maka, berhati-hatilah berprasangka, karena prasangka itu SEBAGIAN BESAR SALAH.


Zalim

Oleh Syaiful Alamsyah


Abu Abdillah Muhammad Yahya

Masalah siapa yang lebih utama antara si kaya yang bersyukur dan si fakir yang bersabar adalah masalah yang banyak dibicarakan oleh manusia. Sebagian mereka menulis tentangnya. Syaikhuna Ahmad bin Yahya An-Najmi hafizhahullah berkata :

Diantara penulis yang kami ketahui yang membahas masalah ini dalam kitab tersendiri adalah Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah . Dia menulis sebuah kitab yang berjudul uddatush-shaabirin wa dzakhiratusy- syaakirin. Dan Ash-Shan'ani rahimahullah juga menulis sebuah kitab yang berjudul as-saiful baatir fil mufadhalah bainal faqiirish-shaabir wal ghaniyyi asy-syakir, dia menyebutkannya di dalam Al Uddah seraya mengatakan bahwa dia meringkasnya dari karya Ibnul Qayyim dan berkata : "Ini adalah kitab yang luar biasa, tidak ada tandingannya. Kami menyusunnya di Makkah pada tahun 1135 H".

          Diantara argumen yang digunakan untuk mengunggulkan kedudukan si fakir yang bersabar daripada si kaya yang beryukur adalah firman Allah Ta'ala :

Artinya : Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.

Buku : 'Tiada musibah tanpa hikmah'

Judul Buku : 'Tiada Musibah Tanpa Hikmah'
Pengarang : 'AN. Ubaedy'
Ukuran : 12x18cm, 130 Halaman
Tiada Musibah Tanpa Hikmah
AN. Ubaedy
Penerbit: Grafindo
130 hlm
Rp  25,000

Deskripsi:
Memaknai dan Menjadikan Musibah Sebagai Pintu Meraih Kesuksesan dan Keberkahan.