Blogs

Surat Fathir ayat 29

Surat Fathir ayat 29:

"Sesungguhnya Orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan Mendirikan Shalat & Menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada Mereka dengan Diam-diam dan terang-terangan, MEREKA itulah yang Mengharapkan PERNIAGAAN yang Tidak Merugi"


Cyber Sabili-Yogyakarta. Sebanyak 48 ribu tenaga ahli berbagai bidang dari S2 (master) hingga S3 (doktor) yang dipersiapkan pemerintah sejak zaman Soeharto oleh Menristek Prof Dr BJ Habibie waktu itu, tidak diketahui lagi keberadaannya. Saat ini, sebagian besar mereka bekerja di beberapa negara Eropa dan Amerika.


Something that I received in my mail today.. wanted to share with you guys..
Mr. Narayana Murthy is undoubtedly one of the most famous persons from
Karnataka.
He is known not just for building the biggest IT empire in India but
also for his simplicity.
Almost every important dignitary visits Infosys campus.
This is interesting... A MUST READ for people doing Over-Time (OT) out there...
An interesting speech delivered by a CEO of a premier IT company of
India during an employee session with another IT company in India. He
is incidentally, one of the top 50 influential people of Asia
according to the latest Asiaweek publication and also the new IT
Advisor to the Thailand Prime Minister.

------------------------

Wawancara dengan tokoh sastrawan Taufik Ismail.

Tampaknya bangsa ini tidak kapok-kapok dengan sepak terjang kaum Komunis yang telah membunuh 100 juta manusia di 76 negara seluruh dunia selama 74 tahun kekuasaannya (1917-1991), atau 1,350 juta orang pertahun atau 3.702 orang perhari, sebagaimana disebutkan Taufiq Ismail dalam bukunya “Katastrofi Mendunia, Marxisma, Leninisma, Stalinisma, Maoisma dan Narkoba”.

Sementara di Indonesia kaum Komunis telah dua kali menggerakkan kudeta (1948 dan 1965) yang akhirnya gagal total.

Tidak terasa kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sekian Lama, Dan kita tetap Harus selalu bersyukur dengan segala keadaan yang cukup membaik di beberapa segi.

Akan tetapi, yang 'KEBABLASAN' juga masih banyak yang semuanya berlabel "demokrasi", HAM, dll.

Teringat dari sebuah acara di Smart fm, kalau tidak salah dalam sebuah acara Negeri Sketsa, dimana didalamnya bercerita kisah ketika rapat merumuskan suatu masalah. Dan terdapat kelucuan dari kisah itu (karena memang acara humor) adalah, ketika seseorang mau interupsi tiba-tiba diinterupsi karena merasa interupsi yang dilakukan tidak dibicarakan dulu sebelumnya, katanya melanggar demokrasi. Interupsi yang diinterupsi dan diinterupsi lagi. ngak selesai-selesai... Ha...ha...ha..


Oleh: Dede MQ

Sudah mafhum bahwa salah satu sisi positif dari situs jejaring sosial semisal facebook, membantu seseorang bisa terkoneksi dengan teman-teman yang jauh. Baik jauh dari sisi tempat tinggal maupun teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Seperti halnya yang terjadi dengan teman saya sendiri, yang dengan beberapa langkah mencari anggota keluarga yang sudah hampir belasan tahun tidak bertemu akhirnya bisa bertemu kembali. Dimulai pencarian melalui google, kemudian ada link nya menuju ke accountnya di facebook, lalu add friend, chat, dan akhirnya bertemu setelah sekian lama. Alhamdulillah. Jadi benar juga menurut seorang kawan, mengatakan bahwa, facebook baginya berguna untuk mendekatkan yang jauh.

"Facebook bisa membantu  mendekatkan yang jauh“

Apakah akan selalu demikian, oh... belum tentu, facebook pun malah bisa juga sebaliknya, baik disadari maupun tidak. Ternyata Facebook pun bisa MENJAUHKAN yang Sudah dekat. Maksudnya?


Oleh: Dede MQ

Zalim dalam pengertian yang umum adalah, bertindak yang bersifat menganiaya, merampas hak, baik itu kepada Allah, kepada diri sendiri maupun orang lain.

Khusus untuk zalim kepada orang lain dan diri sendiri, tanpa disadari, ketika seseorang bertindak zalim itu sering dimulai dari hanya sebuah 'PRASANGKA’.

Maksudnya, apabila seseorang bertindak atau melakukan sesuatu terhadap orang lain berdasarkan sebuah prasangka, dan kemudian prasangka sebagai dasar perbuatan itu terbukti tidak sesuai dengan kenyataan sedemikian sehingga mengakibatkan orang lain itu menjadi tersakiti dan teraniaya, maka berdosalah orang itu karena telah berlaku zalim kepada orang lain. Padahal, jika seseorang tersebut tidak mengambil pilihan untuk berprasangka demikian maka tidak perlu adanya tindakan/perbuatan seperti itu dan orang lain tidak jadi tersakiti.
Maka, berhati-hatilah berprasangka, karena prasangka itu SEBAGIAN BESAR SALAH.


Zalim

Oleh Syaiful Alamsyah


Abu Abdillah Muhammad Yahya

Masalah siapa yang lebih utama antara si kaya yang bersyukur dan si fakir yang bersabar adalah masalah yang banyak dibicarakan oleh manusia. Sebagian mereka menulis tentangnya. Syaikhuna Ahmad bin Yahya An-Najmi hafizhahullah berkata :

Diantara penulis yang kami ketahui yang membahas masalah ini dalam kitab tersendiri adalah Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah . Dia menulis sebuah kitab yang berjudul uddatush-shaabirin wa dzakhiratusy- syaakirin. Dan Ash-Shan'ani rahimahullah juga menulis sebuah kitab yang berjudul as-saiful baatir fil mufadhalah bainal faqiirish-shaabir wal ghaniyyi asy-syakir, dia menyebutkannya di dalam Al Uddah seraya mengatakan bahwa dia meringkasnya dari karya Ibnul Qayyim dan berkata : "Ini adalah kitab yang luar biasa, tidak ada tandingannya. Kami menyusunnya di Makkah pada tahun 1135 H".

          Diantara argumen yang digunakan untuk mengunggulkan kedudukan si fakir yang bersabar daripada si kaya yang beryukur adalah firman Allah Ta'ala :

Artinya : Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.

Buku : 'Tiada musibah tanpa hikmah'

Judul Buku : 'Tiada Musibah Tanpa Hikmah'
Pengarang : 'AN. Ubaedy'
Ukuran : 12x18cm, 130 Halaman
Tiada Musibah Tanpa Hikmah
AN. Ubaedy
Penerbit: Grafindo
130 hlm
Rp  25,000

Deskripsi:
Memaknai dan Menjadikan Musibah Sebagai Pintu Meraih Kesuksesan dan Keberkahan.


Perbedaan orang Dewasa dengan anak-anak dalam suatu kesalahan

oleh dede meki

Suatu masalah timbul bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk di dalamnya karena telah terjadi SUATU KESALAHAN.

Kesalahan yang diperbuat oleh seseorang yang tingkat sosial yang lebih tinggi biasanya mengakibatkan pengaruh yang jauh lebih besar jika yang melakukan kesalahan dibuat oleh orang yang tingkat sosialnya lebih rendah.

Akan makin berbeda jika yang malakukan kesalahan adalah anak-anak.

Perbedaan antara kesalah yang dilakukan oleh orang dewasa dengan anak-anak adalah sebagai berikut:


Pembeda suatu 'masalah' menjadi besar dan kecil

Oleh Dede Meki

Setiap insan manusia akan selalu berhadapan dengan yang namanya 'masalah'. Apapun masalah yang dihadapi, besar kecilnya sangatlah relatif. Macet kendaraan di jakarta akan menjadi masalah bagi sebagian orang dan bukan menjadi masalah bagi sebagian yang lain. Jika teman atau orang dekat tiba-tiba bersikap mengecewakan bahkan membuat sikap menjadi kesal, bagi sebagian akan menjadi masalah yang bisa berlangsung lama, tetapi bagi sebagian lain, bisa jadi menjadi pendorong untuk terus belakar berbuat tawadhu kepada Allah dengan keyakinan bahwa yang yang Maha Memiliki kesempurnaan Hanyalah Allah SWT, selain-Nya PASTI memiliki kekurangan, termasuk diri kita sendiri.


Sisi yang sangat lain konflik Indonesia Malaysia

Jika kita sering bergaul dengan berita-berita saat ini di berbagai media, salah satu yang hangat belakangan ini adalah persoalan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Berkaitan dengan pemberitaan di media kadang menurut saya beberapa segi kurang proporsional.


Jika menghadapi Tantangan, berkacalah kepada pohon kelapa

Kalau kita INGIN TAHU 'sari pati' atau jati diri kita yang sesungguhnya, meskipun kita sedang berada pada PUNCAK Kejayaan, berkacalah kepada Buah Kelapa.

Kelapa dari pohonnya yang menjulang tinggi itu, Harus siap untuk dipetik dan DIJATUHKAN dari atas.

Setelah DIjatuhakan, HARUS siap untuk dibabat sabut kelapa hingga keluak batok kelapanya.

Tidak sampai disitu, sang batok akan siap dipukul, dipaksa untuk lepas dari kelapanya.

Setelah Batok lepas, sang kelapa DI-IRIS kulitnya HINGGA terlihat PUTIH.

Selanjutnya, KELAPA di belah dan lalu diPARUT.


Sisi gelap sosial media

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866

“baso mantep dan es kelapa di namarestoran bersama @sigantengmaut. ketemu  @sicantikabis”


para pengguna facebook dan twitter, foursquare atau layanan berbasis lokasi lain, pasti sering membuat status atau ngetwit seperti di atas. aktivitas itu dilakukan nyaris tanpa sengaja. mereka tak pernah bermaksud pamer. namun di twitter, ketika semua orang dengan ikhlas mengabarkan keberadaanya dengan siapa, jempol-jempol kita tak kuat menahan godaan spontanitas tersebut.

Sosok Wanita Penerang Desa

Menerangi sebanyak mungkin desa dengan pembangkit listrik mini tenaga air. Itulah salah satu mimpi Tri Mumpuni. Bagi perempuan yang satu ini mimpi itu bisa diwujudkan dengan kemauan dan kerja keras. Dan, dia telah menunjukkannya dengan menjadi motor pembangunan setidaknya 60 pembangkit listrik tenaga air yang ramah lingkungan di berbagai pelosok desa di Indonesia.

Atas aktivitasnya yang bersifat swadaya energi ini, perempuan kelahiran 1964 ini kemudian dijuluki sebagai wanita “penerang desa.” Namun, menurut Puni, listrik sebenarnya bukanlah tujuan utamanya, melainkan membangun potensi desa agar berdaya secara ekonomi.


Azzam, duta Al-Azhar Peduli Ummat

sumber : Koran Tempo dan al azhar peduli
27 Juli 2010

Para pembaca Koran TEMPO, hari ini ada tayangan dari sinetron berseri Ketika Cinta Bertasbih (KCB) di RCTI. Lakon utama dalam tayangan itu, adalah Azzam yang diperankan Kholidi Asadil Alam. Ia akrab dipanggil Odi. Sekadar berbagi cerita, Odi sejak setahun lalu menjadi Duta Zakat Al-Azhar Peduli Ummat, selain juga kuliah di Universitas Al-Azhar Indonesia.
Bagaimana kehidupan sebenarnya duta zakat kita itu, berikut tulisannya:

Kholidi Asadil Alam (Odi), bintang dalam film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), sosok yang bersahaja, murah senyum, dengan pengetahuan agama yang cukup baik. Bintangnya tengah bersinar di langit tinggi, tapi pemuda kelahiran Pasuruan 1989 itu, tetap merunduk ibarat padi. Kholidi, tetaplah dirinya yang santun bertutur dan tampil apa adanya.

Just Share : Ada apa dengan Facebook (thd Islam) ?

Sumber : Koran republika Edisi 19 Juli 2010
Laman jejaring sosial, Facebook, kembali diprotes umat Islam. Situs pertemanan yang penggunanya mencapai ratusan juta orang di seluruh dunia itu dikecam umat Muslim karena telah menghapus halaman keislaman, seperti "I love Mohammed" dan "Quran Lovers".  Kebijakan Facebook itu membuat jutaan umat Islam mengancam akan menutup akunnya.

Salah satu surat kabar terkemuka di Inggris, Daily Mail, melaporkan, lebih dari 2,5 juta Muslim pengguna Facebook memilih keluar dari situs jaringan sosial itu. Setidaknya, laman web pertemanan yang didirikan Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004 itu telah menghapus empat halaman Islam yang populer di Facebook.

Kamu kan Juga Pake…?! (Produk Yahudi)

sumber : dinasulaeman.wordpress.com/2010/04/30/437/

Untuk kesekian kalinya, saya didebat soal gerakan boikot produk Zionis. Kalimat dibawah ini saya ubah redaksinya, tapi esensinya sama saja. “Kamu kan juga pake produk Zionis?! Tak perlu pula sok-sokan memboikot produk Zionis! Hampir semua yang kita pakai ini produk Yahudi: computer, hp, facebook, blog…!”

Ini jawaban saya:

1.Yahudi tidak selalu sama dgn Zionis. Ada Yahudi yang Zionis, ada juga Yahudi yang anti Zionis. Yang perlu kita boikot adalah produk perusahaan-perusahaan yang sebagian labanya disalurkan untuk Israel, atau jelas-jelas berdiri di Israel. Daftarnya ada di sini:


Oleh dede meki
...Dan tiada henti-hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad dari agama kalian, jika mereka mampu..." (Al Baqarah [2]:217)

“Suatu waktu, ketika sedang chat di YM dengan seorang teman karena ada suatu kepentingan, dalam chatnya dengan dia, terdapat satu kata yang ditulis olehnya yaitu kata “astapiloh. Kemudian saya tanya, apa itu“astapiloh, dia menjawab “astapiloh itu kata yang disingkat dari kata Astagfirullah. (astagfirullah-dalam hati)
Meski saya bukanlah ahli agama, kata itu sangat mengagetkanku, apakah ini benar merupakan salah satu keberhasilan sebuah produk terselubung dari gerakan perang pemikiran (Ghozwul Fikri) kaum missionaris? Dan apakah hal-hal kecil ini pertanda produknya sudah mencapai pada tarap implementasi meski dari hal yang kecil?, yaitu dengan cara mempopulerkan ungkapan-ungkapan  baru yang lebih populer sebagai pengganti/penghilang ucapan dzikir yang diajarkan Al-Quran dan Sunnah?