dede's blog

Oleh: Dede MQ

Zalim dalam pengertian yang umum adalah, bertindak yang bersifat menganiaya, merampas hak, baik itu kepada Allah, kepada diri sendiri maupun orang lain.

Khusus untuk zalim kepada orang lain dan diri sendiri, tanpa disadari, ketika seseorang bertindak zalim itu sering dimulai dari hanya sebuah 'PRASANGKA’.

Maksudnya, apabila seseorang bertindak atau melakukan sesuatu terhadap orang lain berdasarkan sebuah prasangka, dan kemudian prasangka sebagai dasar perbuatan itu terbukti tidak sesuai dengan kenyataan sedemikian sehingga mengakibatkan orang lain itu menjadi tersakiti dan teraniaya, maka berdosalah orang itu karena telah berlaku zalim kepada orang lain. Padahal, jika seseorang tersebut tidak mengambil pilihan untuk berprasangka demikian maka tidak perlu adanya tindakan/perbuatan seperti itu dan orang lain tidak jadi tersakiti.
Maka, berhati-hatilah berprasangka, karena prasangka itu SEBAGIAN BESAR SALAH.


Zalim

Oleh Syaiful Alamsyah


Abu Abdillah Muhammad Yahya

Masalah siapa yang lebih utama antara si kaya yang bersyukur dan si fakir yang bersabar adalah masalah yang banyak dibicarakan oleh manusia. Sebagian mereka menulis tentangnya. Syaikhuna Ahmad bin Yahya An-Najmi hafizhahullah berkata :

Diantara penulis yang kami ketahui yang membahas masalah ini dalam kitab tersendiri adalah Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah . Dia menulis sebuah kitab yang berjudul uddatush-shaabirin wa dzakhiratusy- syaakirin. Dan Ash-Shan'ani rahimahullah juga menulis sebuah kitab yang berjudul as-saiful baatir fil mufadhalah bainal faqiirish-shaabir wal ghaniyyi asy-syakir, dia menyebutkannya di dalam Al Uddah seraya mengatakan bahwa dia meringkasnya dari karya Ibnul Qayyim dan berkata : "Ini adalah kitab yang luar biasa, tidak ada tandingannya. Kami menyusunnya di Makkah pada tahun 1135 H".

          Diantara argumen yang digunakan untuk mengunggulkan kedudukan si fakir yang bersabar daripada si kaya yang beryukur adalah firman Allah Ta'ala :

Artinya : Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.

Buku : 'Tiada musibah tanpa hikmah'

Judul Buku : 'Tiada Musibah Tanpa Hikmah'
Pengarang : 'AN. Ubaedy'
Ukuran : 12x18cm, 130 Halaman
Tiada Musibah Tanpa Hikmah
AN. Ubaedy
Penerbit: Grafindo
130 hlm
Rp  25,000

Deskripsi:
Memaknai dan Menjadikan Musibah Sebagai Pintu Meraih Kesuksesan dan Keberkahan.


Perbedaan orang Dewasa dengan anak-anak dalam suatu kesalahan

oleh dede meki

Suatu masalah timbul bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk di dalamnya karena telah terjadi SUATU KESALAHAN.

Kesalahan yang diperbuat oleh seseorang yang tingkat sosial yang lebih tinggi biasanya mengakibatkan pengaruh yang jauh lebih besar jika yang melakukan kesalahan dibuat oleh orang yang tingkat sosialnya lebih rendah.

Akan makin berbeda jika yang malakukan kesalahan adalah anak-anak.

Perbedaan antara kesalah yang dilakukan oleh orang dewasa dengan anak-anak adalah sebagai berikut:


Pembeda suatu 'masalah' menjadi besar dan kecil

Oleh Dede Meki

Setiap insan manusia akan selalu berhadapan dengan yang namanya 'masalah'. Apapun masalah yang dihadapi, besar kecilnya sangatlah relatif. Macet kendaraan di jakarta akan menjadi masalah bagi sebagian orang dan bukan menjadi masalah bagi sebagian yang lain. Jika teman atau orang dekat tiba-tiba bersikap mengecewakan bahkan membuat sikap menjadi kesal, bagi sebagian akan menjadi masalah yang bisa berlangsung lama, tetapi bagi sebagian lain, bisa jadi menjadi pendorong untuk terus belakar berbuat tawadhu kepada Allah dengan keyakinan bahwa yang yang Maha Memiliki kesempurnaan Hanyalah Allah SWT, selain-Nya PASTI memiliki kekurangan, termasuk diri kita sendiri.


Sisi yang sangat lain konflik Indonesia Malaysia

Jika kita sering bergaul dengan berita-berita saat ini di berbagai media, salah satu yang hangat belakangan ini adalah persoalan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Berkaitan dengan pemberitaan di media kadang menurut saya beberapa segi kurang proporsional.


Jika menghadapi Tantangan, berkacalah kepada pohon kelapa

Kalau kita INGIN TAHU 'sari pati' atau jati diri kita yang sesungguhnya, meskipun kita sedang berada pada PUNCAK Kejayaan, berkacalah kepada Buah Kelapa.

Kelapa dari pohonnya yang menjulang tinggi itu, Harus siap untuk dipetik dan DIJATUHKAN dari atas.

Setelah DIjatuhakan, HARUS siap untuk dibabat sabut kelapa hingga keluak batok kelapanya.

Tidak sampai disitu, sang batok akan siap dipukul, dipaksa untuk lepas dari kelapanya.

Setelah Batok lepas, sang kelapa DI-IRIS kulitnya HINGGA terlihat PUTIH.

Selanjutnya, KELAPA di belah dan lalu diPARUT.


Sisi gelap sosial media

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866

“baso mantep dan es kelapa di namarestoran bersama @sigantengmaut. ketemu  @sicantikabis”


para pengguna facebook dan twitter, foursquare atau layanan berbasis lokasi lain, pasti sering membuat status atau ngetwit seperti di atas. aktivitas itu dilakukan nyaris tanpa sengaja. mereka tak pernah bermaksud pamer. namun di twitter, ketika semua orang dengan ikhlas mengabarkan keberadaanya dengan siapa, jempol-jempol kita tak kuat menahan godaan spontanitas tersebut.

Sosok Wanita Penerang Desa

Menerangi sebanyak mungkin desa dengan pembangkit listrik mini tenaga air. Itulah salah satu mimpi Tri Mumpuni. Bagi perempuan yang satu ini mimpi itu bisa diwujudkan dengan kemauan dan kerja keras. Dan, dia telah menunjukkannya dengan menjadi motor pembangunan setidaknya 60 pembangkit listrik tenaga air yang ramah lingkungan di berbagai pelosok desa di Indonesia.

Atas aktivitasnya yang bersifat swadaya energi ini, perempuan kelahiran 1964 ini kemudian dijuluki sebagai wanita “penerang desa.” Namun, menurut Puni, listrik sebenarnya bukanlah tujuan utamanya, melainkan membangun potensi desa agar berdaya secara ekonomi.


Azzam, duta Al-Azhar Peduli Ummat

sumber : Koran Tempo dan al azhar peduli
27 Juli 2010

Para pembaca Koran TEMPO, hari ini ada tayangan dari sinetron berseri Ketika Cinta Bertasbih (KCB) di RCTI. Lakon utama dalam tayangan itu, adalah Azzam yang diperankan Kholidi Asadil Alam. Ia akrab dipanggil Odi. Sekadar berbagi cerita, Odi sejak setahun lalu menjadi Duta Zakat Al-Azhar Peduli Ummat, selain juga kuliah di Universitas Al-Azhar Indonesia.
Bagaimana kehidupan sebenarnya duta zakat kita itu, berikut tulisannya:

Kholidi Asadil Alam (Odi), bintang dalam film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), sosok yang bersahaja, murah senyum, dengan pengetahuan agama yang cukup baik. Bintangnya tengah bersinar di langit tinggi, tapi pemuda kelahiran Pasuruan 1989 itu, tetap merunduk ibarat padi. Kholidi, tetaplah dirinya yang santun bertutur dan tampil apa adanya.

Just Share : Ada apa dengan Facebook (thd Islam) ?

Sumber : Koran republika Edisi 19 Juli 2010
Laman jejaring sosial, Facebook, kembali diprotes umat Islam. Situs pertemanan yang penggunanya mencapai ratusan juta orang di seluruh dunia itu dikecam umat Muslim karena telah menghapus halaman keislaman, seperti "I love Mohammed" dan "Quran Lovers".  Kebijakan Facebook itu membuat jutaan umat Islam mengancam akan menutup akunnya.

Salah satu surat kabar terkemuka di Inggris, Daily Mail, melaporkan, lebih dari 2,5 juta Muslim pengguna Facebook memilih keluar dari situs jaringan sosial itu. Setidaknya, laman web pertemanan yang didirikan Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004 itu telah menghapus empat halaman Islam yang populer di Facebook.

Kamu kan Juga Pake…?! (Produk Yahudi)

sumber : dinasulaeman.wordpress.com/2010/04/30/437/

Untuk kesekian kalinya, saya didebat soal gerakan boikot produk Zionis. Kalimat dibawah ini saya ubah redaksinya, tapi esensinya sama saja. “Kamu kan juga pake produk Zionis?! Tak perlu pula sok-sokan memboikot produk Zionis! Hampir semua yang kita pakai ini produk Yahudi: computer, hp, facebook, blog…!”

Ini jawaban saya:

1.Yahudi tidak selalu sama dgn Zionis. Ada Yahudi yang Zionis, ada juga Yahudi yang anti Zionis. Yang perlu kita boikot adalah produk perusahaan-perusahaan yang sebagian labanya disalurkan untuk Israel, atau jelas-jelas berdiri di Israel. Daftarnya ada di sini:


Oleh dede meki
...Dan tiada henti-hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad dari agama kalian, jika mereka mampu..." (Al Baqarah [2]:217)

“Suatu waktu, ketika sedang chat di YM dengan seorang teman karena ada suatu kepentingan, dalam chatnya dengan dia, terdapat satu kata yang ditulis olehnya yaitu kata “astapiloh. Kemudian saya tanya, apa itu“astapiloh, dia menjawab “astapiloh itu kata yang disingkat dari kata Astagfirullah. (astagfirullah-dalam hati)
Meski saya bukanlah ahli agama, kata itu sangat mengagetkanku, apakah ini benar merupakan salah satu keberhasilan sebuah produk terselubung dari gerakan perang pemikiran (Ghozwul Fikri) kaum missionaris? Dan apakah hal-hal kecil ini pertanda produknya sudah mencapai pada tarap implementasi meski dari hal yang kecil?, yaitu dengan cara mempopulerkan ungkapan-ungkapan  baru yang lebih populer sebagai pengganti/penghilang ucapan dzikir yang diajarkan Al-Quran dan Sunnah?

Ketakwaanlah yang membawa diri kita sampai kepada sang Khaliq

Oleh: dede meki
Berbicara tentang yang namanya ‘Ikhlas’, beberapa orang mungkin ada yang masih alergi atau bahkan mengatakan ‘sulit’ untuk diterapkan. Sulit? mungkin iya, akan tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan atau dipelajari kan?

Tapi baiklah, penulis tidak mencoba untuk berkutat di persoalan sulit dan tidak untuk berikhlas. Tulisan singkat ini mencoba untuk mencari jalan keluar supaya ‘ikhlas’ tetap hadir dalam setiap tindakan kita. Atau mungkin mencoba mengajak untuk memiliki mind set (pola fikir) tentang ikhlas. Dimana kita fahami bahwa, Ikhlas merupakan salah jalan diterimanya atau sampainya amal baik kita kepada Allah sang Khaliq. Atau Ikhlas lah yang mampu membentengi godaan iblis dalam diri kita.

Membaca sebuah ayat alquran surah Al-Hajj ayat 37, yang berbunyi :

 
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.


Pengantar: Sejak saya ikutan beberapa situs jejaring sosial seperti facebook/FB, atau fraindster dll, ada beberapa hal yang sering muncul dari beberapa 'status' yang mungkin pembaca juga pernah merasakannya, yaitu "MENGELUH". Baik itu Mengeluh-kan Cuaca (yang diberikan atas Kehendak Tuhan) maupun keluhan karena sebab-sebab kecil yang samaaaa sekali tidak perlu dibesar-besarkan. Mungkin kisah berikut bisa menginspirasi, semoga membantu

"ANTARA SABAR DAN MENGELUH"
Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

Telah dibuka MIE AYAM enak rasa Kampung di Cimanggis

Bagi penikmat mie ayam, mungkin kata-kata MIE AYAM KAMPUNG sering terdengar dari beberapa penggemar mie ayam yang mungkin sudah berasa 'bosan' dengan mie ayam rasa resto atau rasa Mall.

Seperti halnya saya sendiri merupakan penggemar mie ayam juga paling suka mie ayam yang memiliki cita rasa mie ayam enak rasa kampung...

mengapa...? karena tentu rasanya membumi... ha....ha...

Bagi yang ada di depok khususnya, silahkan kunjungi mie ayam enak rasa kampung di Jl. Raya Bogor KM 35, Cisalak-Cimanggis Depok.

Tepatnya di gerbang pintu masuk perumahan Ex Karyawan DEPPEN (departemen penerangan).

Untuk jelasnya silahkan klik photo-photo di bawah, ada petanya juga,

mari berkunjung, pasti enak mie ayamnya

   


Di dalam Kitab ighatsah al-lahfan, Karya Ibn Al-Qayyim, beliau menjelaskan lima belas (15) muslihat dan tipu daya setan pada manusia yang senantiasa diterpak tiada pernah henti oleh setan. Dimana sang setan memiliki anggaran yang besar dan teknik yang tinggi untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya manusia dijadikan temannya


Yang berikut adalah kelanjutan dari muslihat-muslihat sebelumnya. Berikut adalah Muslihat ke-12, semoga bermanfaat.

12 Muslihat Keduabelas


oleh: Dede Meki Mekiyanto

Pembaca yang Budiman, di bulan November 2009 dunia perfilman Indonesia menghadirkan kembali sebuah film yang sarat akan realita kehidupan sebagian diantara masyarakat kita dan sarat akan HIKMAH. Emak Ingin Naik Haji, itulah judulnya yang diangkat dari sebuah cerpen karya Asma Nadia tahun 2007 dengan judul yang sama, Emak Ingin Naik Haji.

Saya, penulis telah menonton film Emak Ingin Naik Haji ini berniat untuk mencoba bermaksud untuk berbagi Hikmah yang  tentu Hikmah ini adalah dari sudut  dan cara pandang pribadi saya sendiri. Yang mungkin bisa berbeda dengan yang lain.
Sebelum berlanjut ke Hikmah, tanggapan saya akan film ini adalah, Bagus, meskipun ringan tapi mengandung hikmah yang sangat dalam. Hebat..!


10 Sebab Turunnya Rahmat Allah Ta'ala

Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Pemberi rahmat (kasih sayang). Bahkan sayangNya terhadap hamba-hambaNya lebih dari sayangnya seorang ibu kepada anaknya. Dengan kasih sayangNya, Dia menciptakan kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan rizki kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan kesehatan kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan makan dan minum, pakaian serta tempat tinggal kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia menunjukkan kita kepada Islam dan Iman serta amal shalih. Dengan rahmatNya, Dia mengajarkan kepada kita apa yang tidak kita ketahui. Dengan rahmatNya, Dia memalingkan kejahatan musuh-musuh dari diri kita. Allah Ta'ala berfirman, artinya,  "Sesungguhnya Allah Ta'ala membela orang-orang yang telah beriman." (QS. al-Hajj: 38).