Kamu kan Juga Pake…?! (Produk Yahudi)

sumber : dinasulaeman.wordpress.com/2010/04/30/437/

Untuk kesekian kalinya, saya didebat soal gerakan boikot produk Zionis. Kalimat dibawah ini saya ubah redaksinya, tapi esensinya sama saja. “Kamu kan juga pake produk Zionis?! Tak perlu pula sok-sokan memboikot produk Zionis! Hampir semua yang kita pakai ini produk Yahudi: computer, hp, facebook, blog…!”

Ini jawaban saya:

1.Yahudi tidak selalu sama dgn Zionis. Ada Yahudi yang Zionis, ada juga Yahudi yang anti Zionis. Yang perlu kita boikot adalah produk perusahaan-perusahaan yang sebagian labanya disalurkan untuk Israel, atau jelas-jelas berdiri di Israel. Daftarnya ada di sini:

Bisa jadi itu perusahaan milik Yahudi yang Zionis, tapi bisa jadi milik Kristen yang Zionis [maaf, bukan bermaksud SARA, tapi istilah "Kristen Zionis" sudah jadi istilah umum dalam kajian Politik Internasional. Salah satu tokohnya adalah Joe Biden, wapres AS. Dia berkata, "I'm a Zionist. You don't have to be a Jew to be a Zionist." ] atau bahkan mungkin Muslim yang Zionis.   [Muslim Zionis..? Well.. sangat mungkin kok. Contohnya, ada sebuah perusahaan yang jelas-jelas masuk daftar boikot, lalu buka cabang di Indonesia, lalu ada penguasaha Indonesia muslim yang membeli sebagian sahamnya.] Sekali lagi, yang dilihat adalah kemana aliran dananya mengalir.

2.  Gerakan boikot produk Zionis tidak hanya ditujukan untuk muslim, tapi semua pihak yang berhati nurani. Bahkan gereja Inggris pun melakukan boikot (dengan cara menarik sahamnya) pada Caterpillar karena terbukti produk Caterpillar (buldozer) berperan besar dalam penghancuran rumah-rumah bangsa Palestina. Human Rights Watch dan Amnesty Intl pun memboikot Caterpillar.

3.  Bagaimana kalau ternyata kita terpaksa pakai produk Zionis?

Sebelum saya jawab, saya tanya dulu: kalau Anda ujian di kampus, ada 4 soal, Anda cuma bisa jawab 2 soal, apa yang Anda lakukan? Keluar ruangan dan tidak menjawab sama sekali? Tentu tidak. Anda tetap jawab 2 soal, dan berharap minimalnya dapat B atau C.

Begitupun saya. Saat saya beli laptop, saya pilih produk perusahaan yang tidak termasuk dalam daftar boikot. Prosesornya memang buatan Intel (pendukung Zionis), tapi karena saya tidak punya pilihan lain, apa boleh buat. Minimalnya saya sudah menjawab 1 soal, daripada menyerah keluar ruangan dan tidak menjawab sama sekali. Got it?

Dalam kehidupan sehari-hari pun, saya melakukan pilihan-pilihan. Saat berbelanja, saya pilih supermarket lokal, bukan Carrefour. Saya pilih minum teh botol Sosro, bukan Coca Cola. Saya pilih Burger Edam, bukan McD, Dst.

Sekali lagi, hal ini berkaitan dengan hati nurani…

4. Khusus untuk muslim, terkait fatwa haram (di antara ulama yang mengharamkan menggunakan produk-produk dari perusahaan menyalurkan dananya kepada Israel adalah Ayatullah Khamenei, bisa baca di sini:  dan Syekh Yusuf Qardhawi, baca  di sini): ada kaidah ta’arudh bainal amrain (kontradiksi antara dua hal). Bila ada pertentangan kepentingan, maka pilihlah yang manfaatnya lebih besar dan keburukannya lebih kecil.

Misalnya, alkohol haram, tapi bila ada obat yang mengandung alkohol yang harus dimakan, dan obat itu satu-satunya yang tersedia, kalau kita tak makan obat itu penyakit kita akan semakin parah… nah, pada saat itu, kita dihadapkan pada dua hukum yang kontradiktif “alkohol haram” dan “menyelamatkan nyawa adalah wajib”.  Dalam situasi ini, kita harus memilih menyelamatkan nyawa dengan tetap makan obat tersebut (kita tidak bisa berkata, “mending mati deh daripada makan obat itu”, karena mempertahankan nyawa jauh lebih penting).

Sama halnya dengan komputer/laptop. Jika laptop saya pakai prosesor Intel (bahkan mungkin sekalian, merek laptopnya juga IBM), apa yang harus dilakukan? Apa saya memilih tidak menggunakan laptop sama sekali?

Jawabannya ada pada urgensinya. Bila bagi saya laptop bermanfaat untuk menyebarkan kebaikan dan manfaat saya dalam menggunakan laptop jauh lebih banyak daripada bila saya berdiam diri, tentu saja, pilihannya adalah menggunakan laptop. Bahkan saya menggunakan laptop ini untuk menyuarakan pembelaan kepada Palestina dan memberitahukan kepada dunia betapa kejamnya Rezim Zionis.

[Catatan: “manfaat”  yang dimaksud adalah manfaat yang diridhoi Allah ya.. Bisa saja saya menggunakan laptop utk hal-hal yang buruk dan tetap mendatangkan manfaat, tapi kan tidak diridhoi Allah.]

Sebaliknya, bila urgensi untuk menggunakan laptop ternyata tidak ada (misalnya, pakai laptop hanya untuk berleha-leha, membuang-buang waktu main game atau internetan gak jelas).. nah… silahkan pikirkan sendiri bagaimana hukumnya!

Jangan disangka langkah boikot adalah langkah yang ‘kecil’ dan tiada arti. Afrika Selatan berhasil menumbangkan Rezim Apartheid berkat aksi-aksi boikot dari seluruh dunia. Kita tidak sedang berusaha menindas kaum Yahudi, tapi berusaha menumbangkan Rezim Zionis. Bila rezim yang sangat rasis dan kejam ini tumbang dan digantikan oleh Rezim yang demokratis, kaum Yahudi, Islam, dan Kristen bisa hidup  berdampingan dengan damai di Palestina, seperti yang dulu terjadi sebelum Rezim Zionis berdiri.

5. Masih terkait hukum fiqih di atas, bisa jadi ada yang mengaitkannya dengan tulisan teman saya- yang saya sunting ulang- “Surat Terbuka untuk Pak Tifatul”. Ada penanggap yang menyatakan, kurang-lebih “Sulit bagi pemerintah kita untuk tidak memakai rekanan perusahaan Israel, tidak semudah membalik telapak tangan. Kalau pemerintah bikin kebijakan melarang produk Israel dilarang, maka berapa investasi tambahan yang harus dikeluarkan oleh masing-masing perusahaan utk membeli peralatan dan system baru, yang mana tidak memberi benefit secara bisnis buat mereka.”

Tanggapan saya:

Dalam kasus AMDOCS yang menjadi rekanan Telkomsel, yang terjadi lebih dari sekedar ‘boikot’ yang bisa dilakukan oleh orang-orang biasa. Yang terlibat di sini adalah negara dan TNC (transnational corporation). Jika negara yang terlibat, artinya punya kekuasaan untuk berkata ‘ya’ atau ‘tidak’. Apa gunanya negara (=pemerintah) kalau kemudian tunduk saja oleh kepentingan bisnis TNC? Apa gunanya Tifatul dan PKS berdemo untuk menentang Zionisme tapi ketika dia punya kekuasaan untuk berkata ‘tidak’ pada perusahaan yang jelas-jelas didirikan di Israel (dengan segala konsekuensinya), dia tidak melakukan hal itu?

Hitung-hitungan yang dilakukan negara seharusnya jauh lebih fundamental daripada yang dilakukan oleh rakyat. Lagipula, masih perlu dilakukan hitung-hitungan yang lebih valid mengenai untung-rugi tidak menggunakan rekanan dari Israel. Apa betul secara bisnis akan rugi? Itu kan klaim si penanggap saja. Bagaimana kalau dihitung cost kerugian bocornya data intellijen yang pasti merembet kepada hal-hal besar lainnya? Analogi kasus ini, pembela industri rokok memberikan hitung-hitungan berapa besar kerugian negara kalau industri rokok diharamkan. Padahal, kalau dihitung lagi berapa banyak biaya kesehatan yang harus ditanggung seluruh rakyat Indonesia gara-gara rokok,  ternyata jumlahnya jauh lebih besar.

*
PS: untuk lebih mendalami seluk-beluk aksi boikot ini, lengkap dengan FAQ-nya, silahkan akses situs ini.

Segini dulu deh, untuk sementara. Kalau ada sanggahan lagi, atau saran  buat saya, silahkan disampaikan, Tapi plis, jangan emosional ya! Bahasa Anda menunjukkan kualitas pribadi Anda.


ikutan comment ya.... kenapa

ikutan comment ya.... kenapa kita sebaiknya menghindari produk yahudi, kenapa? ada yang mengetahui "Agenda 21", salah satu tujuannya adalah agar mengontrol populasi di dunia ini menjadi 500 juta atau melenyapkan 93% manusia. nah rencananya dengan antara lain melalui produk-produk (makanan&minuman) yang beredar. contohnya Danone (AQUA) dalam produk ini terkandung zat kimia beracun bernama Floride, flouride ini menyebabkan kanker tulang, masalah persendian, tulang rapuh, turunnya kadar testeron dan estrogen dan masalah kerusakan gigi yaitu menguningya gigi dan terkorosinya enamel gigi, flouride juga merupakan zat utama dalam racun tikus, flouride merupakan racun sangat berbahaya setelah potasium dikromat. flouride juda menyebabkan turunnya agresivitas dan motivasi. hmmm... produknya laiinya Cocacola mengandung aspartam yang bahaya pun sama parah dengan floride. semoga bermanfaat


"Prosesornya memang buatan

"Prosesornya memang buatan Intel (pendukung Zionis), tapi karena saya tidak punya pilihan lain, apa boleh buat... "

==> Kan ada prosesor AMD dan VIA :)


Saya butuh kaidah fiqh ini

Saya butuh kaidah fiqh ini Mas! Terima kasih banyak, jzklah khair.


Anda benar yahudi tdk sama

Anda benar yahudi tdk sama dgn Zionis, yahudi adalah suku Israel, yg menyebar ke seluruh dunia , zionis adalah pemerintahan  negara Israel. Suku Yahudi paling banyak di Asia di luar Israel berada di Iran, sdh sgt byk suku yahudi menjadi warga negara lain.
sama saja spt suku jawa, apakah suku jawa adalah warga negara indonesia? blm tentu, suku jawa yg  sdh mjd warga negara lain tdk bisa disebut warga negara indonesia.
Pengaruh yahudi ke seluruh dunia tidak hanya mengenai barang2 dagangan doang, tp sdh sampe pola hari kerja dalam seminggu. Kenapa hari sabtu adalah hari libur selain hari minggu , ini dipake hampir semua negara???  Menurut penanggalan yahudi hari sabtu adalah hari ke 7, atau hari sabbath ,  orang yahudi wajib libur/beristirahat, tidak melakukan aktifitas, sesuai menurut buku kitab sucinya Taurat, dimana TUHAN pada waktu menciptakan alam semesta . pada hari ke-7, TUHAN memberkati ciptaanya dan beristirahat. inilah sekarang dipake kebanyakan negara, kenapa ???  karena perusahaan yahudi sudah sangat banyak  menyebar di seluruh dunia, seperti anda sebutkan diatas, tentu saja, perusahaannya wajib meliburkan karyawannya  pada hari sabtu..                  .................Silahkan percaya silahkan tidak........ Anda mau merobahnya.... silahkan saja.....  jika anda sanggup..................Anda pada hari sabtu libur??, jika anda seorang PNS/TNI/Polri,/BUMN,  ato pegawai swasta  (memang gak semua pegawai swasta libur) jawabnya pasti ..YA.. berarti anda sdh mengikuti auran  yahudi........wk....wk....wk......


saya juga sepakat dengan

saya juga sepakat dengan pemboikotan, namun untuk hal ini dirasa sulit karena yahudi sudah merajai produk di indonesia


saya juga setuju, tapi

saya juga setuju, tapi komputer yang saya pakai buatan yahudi. hehe gimana dong?


saya setuju mbak, sering

saya setuju mbak, sering saya juga di gituin, katanya kalau gak suka yahudi gak usah pake barangnya bahkan gak boleh main facebook. ya aku sih jawab nya jadi bingung juga.


Emang nyebelin ya kalo ada

Emang nyebelin ya kalo ada yg blg gitu :(


There are people who really

There are people who really aim for their business to be known. That is why it is better to make some efforts on it. - Gary McClure


Saya masih bingung,

Saya masih bingung, sebenarnya ciri-ciri buatan yahudi kyk gimana sih.. :'(


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.