Just Share : Ada apa dengan Facebook (thd Islam) ?

Sumber : Koran republika Edisi 19 Juli 2010
Laman jejaring sosial, Facebook, kembali diprotes umat Islam. Situs pertemanan yang penggunanya mencapai ratusan juta orang di seluruh dunia itu dikecam umat Muslim karena telah menghapus halaman keislaman, seperti "I love Mohammed" dan "Quran Lovers".  Kebijakan Facebook itu membuat jutaan umat Islam mengancam akan menutup akunnya.

Salah satu surat kabar terkemuka di Inggris, Daily Mail, melaporkan, lebih dari 2,5 juta Muslim pengguna Facebook memilih keluar dari situs jaringan sosial itu. Setidaknya, laman web pertemanan yang didirikan Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004 itu telah menghapus empat halaman Islam yang populer di Facebook.

Reaksi keras dan kecaman terhadap Zuckerberg pun mengalir deras dari umat Islam di Eropa. Mereka meluapkan kemarahannya lewat tulisan dalam template surat yang telah disisipkan ke halaman Facebook. Mereka  menilai, Zuckerberg telah mengabaikan perasaan lebih dari 2,5 juta Muslim yang menjadi anggota halaman keislaman yang dihapus tersebut.

"Meskipun Anda (Zuckerberg--Red) telah menghadirkan program terbaik di dunia melalui keterampilan komunikasi, tetapi Anda paling berhasil dalam mengembangkan kebencian besar dan permusuhan antara Anda dan umat Islam di seluruh dunia. Serius, kali ini Anda telah menyebabkan kerusakan (yang hampir tak dapat diperbaiki lagi)," tulis komunitas Muslim seperti ditulis Daily Mail.

Dalam surat protesnya, komunitas Muslim tak hanya menuntut dikembalikannya halaman Islam yang telah dihapus itu. Selain itu, Facebook pun diminta untuk membuat aturan baru yang melarang penggunanya untuk mengirimkan komentar anti-Islam.

Sebanyak 2,5 juta umat Muslim pengguna Facebook juga meminta kepada pengelola laman pertemanan itu untuk melarang segala bentuk upaya, yang melecehkan simbol-simbol agama Islam. Secara tegas, umat Muslim yang menjadi anggota empat halaman keislaman yang dihapus itu mendesak Facebook untuk menonaktifkan semua halaman yang melecehkan Islam.

"Jika tuntutan itu tak terpenuhi, sebanyak 2,5 juta umat Muslim pengguna Facebook akan bergabung dengan madina.com--sebuah situs jaringan sosial bagi umat Islam," demikian bunyi surat protes yang dilayangkan komunitas Muslim itu kepada Facebook.

Menanggapi protes dari umat Muslim itu, seorang juru bicara Facebook, mengatakan, halaman keislaman yang mencakup "I Love Muhammed" dan "Al-Quran Lovers", sengaja ditutup karena dipakai penggunanya untuk 'spam', yang dinilai melawan kebijakan perusahaan.

Dalam suratnya, komunitas Muslim pun menuding Facebook telah berbuat tak bertanggung jawab karena membiarkan halaman yang melecehkan Islam, yakni mengizinkan tampilnya "Everybody Draw Mohammed Day" beberapa waktu lalu. Lomba menggambar Nabi SAW itu menuai protes keras dari umat Islam sedunia.

Sebuah page tandingan pun sempat dibuat dengan nama "Muslim Cyber Army Against Everybody Draw Muhammad".  Namun, tak lama kemudian, halaman itu diblokir oleh admin Facebook. Sikap ini mengundang tanda tanya, "Ada apa dengan Facebook terhadap umat Islam?"  heri ruslan