Sisi gelap sosial media

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866

“baso mantep dan es kelapa di namarestoran bersama @sigantengmaut. ketemu  @sicantikabis”


para pengguna facebook dan twitter, foursquare atau layanan berbasis lokasi lain, pasti sering membuat status atau ngetwit seperti di atas. aktivitas itu dilakukan nyaris tanpa sengaja. mereka tak pernah bermaksud pamer. namun di twitter, ketika semua orang dengan ikhlas mengabarkan keberadaanya dengan siapa, jempol-jempol kita tak kuat menahan godaan spontanitas tersebut.

Twitter, facebook foursquare atau layanan berbasis lokasi lain adalah jebakan kenyinyiran. kalau tak bisa menahan diri, ongkosnya bisa sangat mahal. keberadaan dan persepsi kita tergantung pada kedua jempol kita yang secara spontan mempublish semua hal yang kita laku dan pikirkan.
ketika kita ngetwit sedang berada di suatu tempat, artinya kita dengan suka rela menyuruh orang jahat untuk merampok rumah kita. kita tak penah tahu siapa sebenarnya follower kita. bukankah kita tak bisa menghentikan informasi yang terlanjur beredar di social media.

Melihat kebiasaan seperti itu, barry borsboom, boy van amstel, frank groeneveld dan forthehack membuat situs pleaserobme.com tujuan mereka membuat situs adalah untuk meningkatkan kesadaran mengenai keberadaannya yang dikabarkan melalui status. karena orang akan dengan mudah melacak keberaan kita melalui search engine.

Selain itu, ketika kita bertemu dengan seseorang dan kita twit, sebenarnya tanpa sadar kita telah melanggar privacy orang tersebut. karena bisa jadi keberadaanya di tempat tersebut tak ingin diketahui siapapun.
seperti yang ditulis @nukman, praktisi founder virtual consulting, social media mendorong kaburnya batas privat dan publik karena kita cenderung mengajak publik ke ruang privat kita sendiri. beberapa contoh twittan yang mengundang publik ke wilayah private itu misalnya menceritakan kisah cintanya yang baru saja membentur karang.

Di twitter, facebook atau foursquare, kita sering berusaha mengekspresikan sesuatu yang real siapa diri kita sebenarnya. bahkan ada yang jelas-jelas ngetwit untuk dirinya sendiri dengan #selfnote. sehigga mengetahui karakter seseorang sekarang ini lebih mudah. tak perlu lagi ramalan zodiak, shio maupun kartu tarot.
entah kenapa orang suka membuka ruang pribadinya ke publik. untuk meminimalisir agar tak terjebak pada kenyinyiran yang tak perlu, kuncinya hanya menahan diri.

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866
Sumber Terkait
http://media-ide.bajingloncat.com/2010/02/09/menjaga-kerahasiaan-pribadi-di-social-media/

http://media-ide.bajingloncat.com/2009/08/11/jangan-sembarangan-update-status-di-facebook/

 


Social media is such a great

Social media is such a great help for advertising the business. It can also help improve the healthy lifestyle of the consumers. - Bobby Price


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.