Catatan Kecil di warung kopi-II : "What The Secret??"

*untuk introskpeksi diri saya sendiri

Ada saat yang mana setiap hamba Alloh memiliki episode yang angat bervariasi, termasuk di dalamnya termasuk musibah. Masih menjadi rahasia

memang kalau musibah itu bisa termasuk kategori UJIAN atau Bisa jadi itu adalah alasan yang bisa jadi menjadi Kafarah dari dosa-dosa sebelumnya yang tidak tisa ditebus oleh istighfar dan amal sholeh (ini berlaku bagi yang sabar dan ridho) entah apa namanya kalau hamba itu tidak ikhlas dan sabar menerimanya. (Tidak tahu) --- Seperti Kata Ali Bin Abi Thalib (kalau gak salah) “Ketika Musibah itu datang, Anda Mau Rhida atau tidak, musibah itu tetap berlangsung” kalau Ridha dapat pahala sabar dan ikhlas, kalau tidak Ridha, akan dapat  kerugian 2x (Wallahu a’lam)

Jelas Alloh Maha Pengasih dan Penyayang yang tidak mungkin menyia-nyiakan hambaNya, dibalik itu semua pas ada maksud dalam rangka memperbaiki si hamba itu sendiri, bergantung dia lulus atau tidak. Alloh pasti sedang memperbaiki sesuatu yang kita tidak tahu. Alloh kan yang lebih tahu, tapi seringnya kita merasa Sok tahu aja. (Wallahu a’lam)

Nah, dari obrol obrol itu, bahwa ada perjalanan teman bicara itu yang hapir sampai ke titik nadir, keadaanya. (tidak perlu diceritakan), disini hanya ingin mengambil pelajarannya saja. Toch, yang paling baik kita untuk selelu ambil hikmahnya, ambil baiknya, tidak perduli kisahnya seperti apa.

Setelah berlalu cerita sana-sini, telinga dan mata saya siap untuk menerima hikmah dan rahasia apa yang membuat teman bicara bisa lulus dari keadaan dan malah berikutnya selalu mendapatkan kemudahan, yang saya ingin cari adalah “THE SECRET” nya apa? (Percaya atau tidak, hidup ini penuh Misteri dan mengandung banyak rahasia) Dan tiap hal sudah pasti ada rahasianya yang kadang terlihat kadang tidak terlihat, bergantung sudut pandang kita melihatnya.

Dari sekian obrolan itu, ketika solusi pertama dan utama solve (bebera tahun yang lalu), pada saat waktu ‘ekseskusi’ tiba, dia bermimpi bertemu dengan teman lamanya dan teman lamanya itu mengatakan untuk datang ke rumahnya kalau ada masalah. Besoknya dia datang ke rumah teman lamanya itu yang sudah bertahun-tahun tidak ketemu. Dan tidak disangka, saat menyampaikan masalah itu, besok langsung solve dan eksekusi tidak jadi (Subhaanallah), lalu Rahasianya apa? Saya rangkum dari banyak kisahnya menurut versi saya, (kan ini untuk pelajaran hikmah saya dulu)

1. Nikmati musibah itu dengan ikhlas, walau hati dan perasaan sedih luar biasa, Karena, Alloh sudah punya takaran dan itu akan berlalu kalau kita mengahadap kepada Nya dengan sungguh-sungguh. (level ini tidak mudah dilakukan orang, pun termasuk saya bisa jadi).
2. Nikmati dan Syukuri yang ada, termasuk saat kita minum dalam derita, itu Air karunia Alloh lho, jangan asal glek-glek saja (ingat ayat berulang ArRahmah, “Nikmat Tuhanmu yang mana engkau dustakan”)
3. Dimana pun dan kapanpun termasuk dalam perjalanan, kalau mau tiba waktu shalat, berhenti, cari masjid terdekat, shalat dulu (ini mandatory banget). Dalam perjalanan ke teman lamanya itu pun, walau naik angkutan umum, jika di jalan tiba shalat, berhenti dulu, cari masjid shalat dulu.
4. Saat ada kelapangan walau sedikit, jika dihadapan ada orang yang membutuhkan karena kesulitan, kasih aja, jangan mikir.
5. Ingat, selalu untuk berdoa tiada henti, kapanpun terutama dalam perjalanan, termasuk kalau kita sedang jalan ke masjid ekalipun, untuk selalu berdoa apa kesusahan kita. Emang otak kita mampu gitu ngatur solusi? Faktanya tidak bisa.
6. Bacalah “ Subhanallah Walhamdulillah Wala Ila Ha Illallahuallahuakbar Laa Haula Wala Quwwata Illabillahilaliyil Adhim” Ini adalah bacaan Malaikat pembawa Arsy yang sebelumnya tidak bisa mereka pikul
7. Terkakhir yang saya tangkap adalah, ingatlah, sejak kita buka mata, sampai tidur itu ada ADABnya, jangan lupakan itu, itu banyak sunnah yang bisa dilakukan koq.
Daan dari sekian Rahasia itu, Menjaga Shalat tepat waktu di Masjid sepertinya yang paling Mandatory, Wallahu A’lam.
eh... tertinggal, teman Bicara itu, roadshow ke Ortu dan Saudara meminta maaf atas kesalahan yang pernah ada dan juga kepada Anak istrinya.

Semoga ini menjadi pelajaran dan Teguran buat saya Pribadi,
agar berkenan untuk menjadi introspeksi diri dan keluarga dan kita semua. Aamiin


Of the chat, when the first

Of the chat, when the first and primary solutions solve when the time arrives. They should always keep watch. - Thomas W. Nabors DDS


Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Add image
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.