Kami adalah Independent Herbalife Member (resmi) Kami akan menjadi mentor dan sponsor Anda untuk bisa mendapatkan berat badan ideal dengan cara terbaik dengan Simple, Fun dan Magical. Produk Herbalife telah berhasil membantu Jutaan orang mendapatkan berat badan ideal, untuk itu melalui Website ini, Kami Ajak Anda untuk turut merasakan kebaikan dari produk kesehatan ini. Tinggal Anda Mau, Kami Pasti BANTU. Bagi Anda yang ingin Juga menjadi Member Independen, Kami menjelaskan dan share peluang bisnis Member Herbalife. Perusahaan yang sudah lebih dari 35 tahun dan lebih dari 90 negara memakainya. Bersama-sama kita bekerja sama, mewujudkan Impian Anda. Hubungi kami segera!
Aglaonema RINDU (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema RINDU
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema New Lipstik GREG (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema New LIPSTIK GREG
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema Morodoklo (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema Morodoklo (kah..??)
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema para peserta konstestan (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema Para peserta
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema peserta konstestan (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema peserta kontestan
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema Cochin Yellow  (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema Cochin Yellow / Aglao cochin kuning
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema Cochin Tembaga (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema Cochin Tembaga
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Aglaonema Bidadari (kontestan Aglaonema Lapangan Banteng 2010)

Aglaonema Bidadari
(kontestan Aglaonema di Lapangan Banteng 2010)
Sumber photo Milist Aglaonema Indonesia


Tidak terasa kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sekian Lama, Dan kita tetap Harus selalu bersyukur dengan segala keadaan yang cukup membaik di beberapa segi.

Akan tetapi, yang 'KEBABLASAN' juga masih banyak yang semuanya berlabel "demokrasi", HAM, dll.

Teringat dari sebuah acara di Smart fm, kalau tidak salah dalam sebuah acara Negeri Sketsa, dimana didalamnya bercerita kisah ketika rapat merumuskan suatu masalah. Dan terdapat kelucuan dari kisah itu (karena memang acara humor) adalah, ketika seseorang mau interupsi tiba-tiba diinterupsi karena merasa interupsi yang dilakukan tidak dibicarakan dulu sebelumnya, katanya melanggar demokrasi. Interupsi yang diinterupsi dan diinterupsi lagi. ngak selesai-selesai... Ha...ha...ha..


Oleh: Dede MQ

Sudah mafhum bahwa salah satu sisi positif dari situs jejaring sosial semisal facebook, membantu seseorang bisa terkoneksi dengan teman-teman yang jauh. Baik jauh dari sisi tempat tinggal maupun teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Seperti halnya yang terjadi dengan teman saya sendiri, yang dengan beberapa langkah mencari anggota keluarga yang sudah hampir belasan tahun tidak bertemu akhirnya bisa bertemu kembali. Dimulai pencarian melalui google, kemudian ada link nya menuju ke accountnya di facebook, lalu add friend, chat, dan akhirnya bertemu setelah sekian lama. Alhamdulillah. Jadi benar juga menurut seorang kawan, mengatakan bahwa, facebook baginya berguna untuk mendekatkan yang jauh.

"Facebook bisa membantu  mendekatkan yang jauh“

Apakah akan selalu demikian, oh... belum tentu, facebook pun malah bisa juga sebaliknya, baik disadari maupun tidak. Ternyata Facebook pun bisa MENJAUHKAN yang Sudah dekat. Maksudnya?


facebook : Mendekatkan dan menjauhkan

facebook : Mendekatkan dan menjauhkan

Facebook diyakini bisa menyebabkan dua hal:
"facebook bisa mendekatkan yang jauh" dan
"facebook bisa menjauhkan yang sudah Dekat"


Oleh: Dede MQ

Zalim dalam pengertian yang umum adalah, bertindak yang bersifat menganiaya, merampas hak, baik itu kepada Allah, kepada diri sendiri maupun orang lain.

Khusus untuk zalim kepada orang lain dan diri sendiri, tanpa disadari, ketika seseorang bertindak zalim itu sering dimulai dari hanya sebuah 'PRASANGKA’.

Maksudnya, apabila seseorang bertindak atau melakukan sesuatu terhadap orang lain berdasarkan sebuah prasangka, dan kemudian prasangka sebagai dasar perbuatan itu terbukti tidak sesuai dengan kenyataan sedemikian sehingga mengakibatkan orang lain itu menjadi tersakiti dan teraniaya, maka berdosalah orang itu karena telah berlaku zalim kepada orang lain. Padahal, jika seseorang tersebut tidak mengambil pilihan untuk berprasangka demikian maka tidak perlu adanya tindakan/perbuatan seperti itu dan orang lain tidak jadi tersakiti.
Maka, berhati-hatilah berprasangka, karena prasangka itu SEBAGIAN BESAR SALAH.


6 pembunuh terbesar di Jalan Raya

(sumber lengkap di tabloid AUTOBILD edisi 192 1-14 september 2010)

Data PBB 5 th yang lalu menyebutkan, tingkat kematian di jalan raya dunia mencapai 1 juta orang per tahun. 85% diantaranya berasal dari negara berkembang dan dari Indonesia sendiri ‘menyumbang’ angka 20 ribu nyawa per tahun. (data kepolisian tahun 2009)
Karena d inegara kita belum ada penelitian ilmiah yang mengkaji penyebab dari tiap kecelakaan, disini dipaparkan hasil penelitian dari Amerika yakni dari NHTSA (National Highway transportation safety board).
Berikut hasil 6 besar penyebab kecelakaan di jalan raya dari hasil penelitian negeri paman Sam tersebut.
(lengkapnya silahkan baca di tabloid Autobild edisi 192 tanggal 1-14 september 2010)

Abu Abdillah Muhammad Yahya

Masalah siapa yang lebih utama antara si kaya yang bersyukur dan si fakir yang bersabar adalah masalah yang banyak dibicarakan oleh manusia. Sebagian mereka menulis tentangnya. Syaikhuna Ahmad bin Yahya An-Najmi hafizhahullah berkata :

Diantara penulis yang kami ketahui yang membahas masalah ini dalam kitab tersendiri adalah Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah . Dia menulis sebuah kitab yang berjudul uddatush-shaabirin wa dzakhiratusy- syaakirin. Dan Ash-Shan'ani rahimahullah juga menulis sebuah kitab yang berjudul as-saiful baatir fil mufadhalah bainal faqiirish-shaabir wal ghaniyyi asy-syakir, dia menyebutkannya di dalam Al Uddah seraya mengatakan bahwa dia meringkasnya dari karya Ibnul Qayyim dan berkata : "Ini adalah kitab yang luar biasa, tidak ada tandingannya. Kami menyusunnya di Makkah pada tahun 1135 H".

          Diantara argumen yang digunakan untuk mengunggulkan kedudukan si fakir yang bersabar daripada si kaya yang beryukur adalah firman Allah Ta'ala :

Artinya : Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.

Buku : 'Tiada musibah tanpa hikmah'

Judul Buku : 'Tiada Musibah Tanpa Hikmah'
Pengarang : 'AN. Ubaedy'
Ukuran : 12x18cm, 130 Halaman
Tiada Musibah Tanpa Hikmah
AN. Ubaedy
Penerbit: Grafindo
130 hlm
Rp  25,000

Deskripsi:
Memaknai dan Menjadikan Musibah Sebagai Pintu Meraih Kesuksesan dan Keberkahan.


Perbedaan orang Dewasa dengan anak-anak dalam suatu kesalahan

oleh dede meki

Suatu masalah timbul bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk di dalamnya karena telah terjadi SUATU KESALAHAN.

Kesalahan yang diperbuat oleh seseorang yang tingkat sosial yang lebih tinggi biasanya mengakibatkan pengaruh yang jauh lebih besar jika yang melakukan kesalahan dibuat oleh orang yang tingkat sosialnya lebih rendah.

Akan makin berbeda jika yang malakukan kesalahan adalah anak-anak.

Perbedaan antara kesalah yang dilakukan oleh orang dewasa dengan anak-anak adalah sebagai berikut:


Pembeda suatu 'masalah' menjadi besar dan kecil

Oleh Dede Meki

Setiap insan manusia akan selalu berhadapan dengan yang namanya 'masalah'. Apapun masalah yang dihadapi, besar kecilnya sangatlah relatif. Macet kendaraan di jakarta akan menjadi masalah bagi sebagian orang dan bukan menjadi masalah bagi sebagian yang lain. Jika teman atau orang dekat tiba-tiba bersikap mengecewakan bahkan membuat sikap menjadi kesal, bagi sebagian akan menjadi masalah yang bisa berlangsung lama, tetapi bagi sebagian lain, bisa jadi menjadi pendorong untuk terus belakar berbuat tawadhu kepada Allah dengan keyakinan bahwa yang yang Maha Memiliki kesempurnaan Hanyalah Allah SWT, selain-Nya PASTI memiliki kekurangan, termasuk diri kita sendiri.


Sisi yang sangat lain konflik Indonesia Malaysia

Jika kita sering bergaul dengan berita-berita saat ini di berbagai media, salah satu yang hangat belakangan ini adalah persoalan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Berkaitan dengan pemberitaan di media kadang menurut saya beberapa segi kurang proporsional.


Jika menghadapi Tantangan, berkacalah kepada pohon kelapa

Kalau kita INGIN TAHU 'sari pati' atau jati diri kita yang sesungguhnya, meskipun kita sedang berada pada PUNCAK Kejayaan, berkacalah kepada Buah Kelapa.

Kelapa dari pohonnya yang menjulang tinggi itu, Harus siap untuk dipetik dan DIJATUHKAN dari atas.

Setelah DIjatuhakan, HARUS siap untuk dibabat sabut kelapa hingga keluak batok kelapanya.

Tidak sampai disitu, sang batok akan siap dipukul, dipaksa untuk lepas dari kelapanya.

Setelah Batok lepas, sang kelapa DI-IRIS kulitnya HINGGA terlihat PUTIH.

Selanjutnya, KELAPA di belah dan lalu diPARUT.


Sisi gelap sosial media

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866

“baso mantep dan es kelapa di namarestoran bersama @sigantengmaut. ketemu  @sicantikabis”


para pengguna facebook dan twitter, foursquare atau layanan berbasis lokasi lain, pasti sering membuat status atau ngetwit seperti di atas. aktivitas itu dilakukan nyaris tanpa sengaja. mereka tak pernah bermaksud pamer. namun di twitter, ketika semua orang dengan ikhlas mengabarkan keberadaanya dengan siapa, jempol-jempol kita tak kuat menahan godaan spontanitas tersebut.